• hmi fe ub

    HMI FE UB

    HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM FE UB

  • calendar

    December 2016
    M T W T F S S
    « Jan    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  

APAKAH HIDUP ITU?

Ilmu pengetahuan telah sangat maju dan pengetahuan manusia telah dapat dibanggakan. Terutama pada dua abad yang terakhir ini, adalah kemajuan Ilmu Fisika yang sangat mengagumkan, sehingga jika ditakdirkan nenek moyang kita yang hidup tiga atau empat abad yang telah lalu, keluar dari dalam kuburnya, sekali lintas ia akan mengatakan bahwa umat manusia yang sekarang ini adalah Jin, tidak manusia lagi.

Alat dan teknik, mesin dan jantera pendapat baru, seakan-akan manusia telah dapat menunduk dan menakhlukkan Alam. Tetapi dapatkah sarjana yang bagaimana jua pun pintarnya menciptakan nyawa? Dann dapatkah mereka menjawab jika ditanyakan “Apakah hidup itu? Dari mana datangnya dan bagaimana kesudahannya?”

Dengan cepat orang dapat memberikan jawab bahwa segala yang hidup itu, baik tumbuh-tumbuhan, baik binatang ataupun manusia sekalipun, adalah susunan sel. Dan setiap sel adalah sesusunan kimia dari karbon, hydrogen dan oksigen dan nitrogen. Kalau anasir telah tersusun menurut pergenapan tertentu, terciptalah sel.

Baiklah! Susunlah segala anasir itu menurut ukuran yang tertentu, namun sarjana itu tak juga dapat memberinya hidup.
Tuhan mengambil misal di dalam Al-Qur’an tentang binatang yang hanya kecil saja, dan dirasa tidak penting, yaitu lalat!

“Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.”

Mau tidak mau, sesampai di sana manusia terpaksa tunduk. Setinggi tinggi akal hanya dapat mengetahui khasiat barang yang ada, tetapi tak sanggup menciptakan. Sekali lagi terlompatlah dari mulut, “ALLAH”

Bagaimana ucapan “ALLAH” telah terlompat dari mulut, meliputilah kepada segala yang dipikirkan itu.
Beribu ahli piker, beribu filsuf, beribu sarjana, membanting pikiran buat merenung dan menyelidiki, mencari tahu SIAPA DIA?

Maka datanglah ratusan ribu Nabi dan Rasul. Utusan dari yang memegang dan menciptakan segala rahasia itu, menyampaikan jawab itu kepada seluruh perikemanusiaan. Dengan lidah mereka disampaikan.

Sumber,
Filsafat Ketuhanan
Prof Dr. Hamka

Rumah Sakit Islam yang Menyenangkan

Zaman Dinasti Abbasiyah
Rumahsakit di Kota-kota Islam Saat Itu Benar-benar Menunjukkan Keunggulan Peradaban Islam. Rumah Sakit di Baghdad dan Cordobra Adalah Rumah Sakit Moderen yang Jauh Berbeda dengan Di Eropa yang Masih Sangat Primitif. Di Rumahsakit Baghdad dan Cordobra, Para Pasien Dilayani Oleh Dokter-dokter Ahli Dengan Mtode Kedokteran yang Saintifik. Mereka yang Harus Rawat Inap Ditempatkan Dalam Ruangan yang Bersih dan Nyaman. Air Bersih Mengalir dengan Lancar Sepanjang Waktu. Pada masa Harun Al-Rasyid, Setidaknya Ada 800 Orang Dokter yang Menguasai Ilmu Kedoktrean Moderen. Ada Beberapa Rumahsakit Besar Pada Masa Abbasiyah, yaitu Di Baghdad, Rumahsakit Al-Nuri, Rumahsakit Al-Mashuri di Kairo, dan Rumahsakit Di Marrakesh.

Para Pasien Tidak Perlu Membayar Apapun, Pemeriksaan Dokter, Obat, Atau Penginapan Semua Diberikan Gratis. Malah, Jika Sakitnya Lumayan Parah dan Harus Menginap, Para Pasien Akan Diberikan Makanan yang Sehat lalu Diberi Uang Untuk Keperluan Sehari-hari Hingga Mereka Bisa Kembali Bekerja.

“Para Pasien yang Tidak Bisa Tidur Bisa Menyenangkan Dirinya Dengan Menyimak Kisah-Kisah yang Diceritakan Tukang Dongeng (1001 malam). Bagi Pasien yang Sudah Sembuh, Dipertunjukkan Komedi dan Tarian-tarian Desa. Tukang Azan Mengeluarkan Suara-suara Pujian yang Indah dan Lembut Untuk Meringankan Penderiataan Pasien yang Dijemukan Oleh Keadaan Mereka Tidak Dapat Tidur dan Terlalu Lama Mendekam di Rumahsakit”

DR. Mushthafa Husni Al-Siba’i, Khazanah Peradaban Islam,
Tentang Rumah Sakit Beesar Al-Mashuri di Kairo

Tidak Ada Takhayul dalam Ilmu Kedokteran Islam Masa Itu. Tidak Ada Orang Yang Sakit Karena Dirasuki Makhluk Gaib. Semua Masalah Kesehatan Manusia Diketahui dari Diagnosis yang Berdasar Eksperimen dan Pengembangan Ilmu Selama Ratusan Tahun.

Ruangan-ruangan Dipisahkan Secara Khusus Berdasarkan Penyakit. Ada Ruang Untuk Penderita Demam, Diare, Penyakit Mata, ada Ruang Untuk Operasi, Bahkan Untuk yang Sedang Mengalami Gangguan Jiwa.. Di Setiap Rumah Sakit Juga Ada Perpustakaan yang Sangat Lengkap dan Bisa Dibaca Oleh Dokter dan Para Mahasiswa Kedokteran.

Indonesia Juga Merupakan Salah Satu Peta Wilayah yang Termasuk Dalam Kekuasaan Islam. Terutama Letaknya yang Sangat Berdekatan dengan Persia. Tempat Dilahirkannya Ibnu Sina Sang Bapak Kedokteran. Akankah Spirit-spirit itu Kembali Bangkit? Kaum-kaum Muslim dengan Semangat Belajar yang Tinggi?

Yakin Usaha Sampai Untuk Kemajuan, Man Jadda Wa Jada.

DINASTI ILMUAN ISLAM SUMBER PERADABAN EROPA

Dinasti Abbasiyah

Dipimpin Keturunan Paman Nabi Muhammad, Abbas bin Abdul Muthalib. Pusat Pemerintahan Bergeser Menuju Baghdad. Di Sinilah Awal Peradaban Islam yang Gilang Gemilang Dimulai.

Dilanjutkan Al-Mansur R.a. Sebagai Kholifah Ke II. Ilmu Pengetahuan Banyak Diserap dari Bangsa Persia. Jawatan Pos Didirkan Sebagai media Pengumpulan Informasi. Protokolr Negara, Polisi, dan Mentri-mentri Dibentuk Dalam Dinasti Ini.

Baghdad Dalam Sekejap Berubah Menjadi Kota Metropolitan. Terutama Sejak Diserapnya Ilmu Pembuatan Kertas Dari Bangsa Cina Semasa Kholifah Harun Al-Rasyid. Buku-buku Banyak dibuat dengan Harga yang Lebih Murah. Seluruh Penduduk Mulai dari Miskin Higga Kaya Dijamin Pendidikannya.

Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Bak Padang Gersang yang Menerima Hujan. Sungguh Haus dan Ingin Menyerap Seluruh Air yang Ada. Aristoteles, Plato, Filsafat, Bukan Hal yang Asing Dalam Kebudayaan Islam. Segala Macam Ilmu Diserap Dan Dikembangkan Dengan Pesat. Bahkan Kaum Kristen Pun Dengan Senang Hati Membantu Menterjemahkan Brbagai Naskah dan Buku Untuk Kaum Muslim.

Sedangkan Pada Saat Itu Bnua Eropa Masih Kita Sebut “The Dark Ages”. Ketika Negara-negara Islam Penuh Penerangan di Malam Hari Dengan Penjaga yang Berpatroli. Dan Air-air Mancur Menghiasi Jalan-jalan Berkeramik. Benua Eropa Masih Hanya Berupa Perumahan-perumahan Kumuh Tampa Penerangan dan Keamanan.

Kholifah Al-Ma’mun Melanjutkan Kerja Keras Ayahnya. Tidak Tanggung-tanggung di Sinilah Titik Puncak Peradaban Brada. Muncul berbagai Ilmuan-ilmuan Dunia. Baik Bidang Kesehatan, Pertanian, Filsafat, Astronomi, Geografi, Kimia dan Berbagai Bidang Lain. Perpustakaan, Gedung Sekolah, Universitas, Rumah Sakit, Merupakan Terbaik yang Pernah Ada di Muka Bumi Ini Pada Zamannya.

Al-Razi (864-925) Merupakan Ilmuan Muslim Di Bidang Kesehatan. Salah Satu Penemuannya yang Sring Kita Gunakan Adalah Alkohol untuk Pengobatan. Menulis 200 Buku Kedokteran, dan Mengabdikan Dirinya Untuk Mengobati Orang-orang Miskin yang Sakit.

Ibn Haitham (965-1040) dikenal Sebagai “Bapak Ilmu Optik” yang Mempengaruhi Pemikiran Roger Bacon dan John Keppler.

Ibn Al-Nafis Ilmuan Pertama yang Berhasil Menggambarkan Secara Terperinci Sistem Sirkulasi Darah. Penemuannya Ini Sempat di Klaim oleh William Harvey. Hingga Akhirnya Ditemukan Karya-karya Ibn Nafis di Berlin Pada 1924.

Al-Battani (850-923) Dikenal Sebagai Orang yang Berhasil Menghitung Panjang Satu Tahun Matahari yaitu 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik.

Ibn Battutta (1304-1377) Menjelajah Samudra Sejauh 120.000 km Mengalahkan Rekor Marcopolo.

Cheng Ho (1371-1435) Dia Adalah Penjelajah Cina Muslim yang Dikenal Sebagai Haji Mahmud. Menurut Teori Gavin Menzies, mantan Komandan AL Inggris dalam bukunya The Yar China Discovered the World tahun 1421. Menyataakan Bahwa Cheng Ho Kemungkinan Sudah Mencapai Amerika Sebelum Colombus.

Al-Khawarizmi Karya Besarnya Berjudul Al-Jabr wa Al-Muqabilah (Buku Integrasi dan Persamaan). Selain itu Beliau Juga Merupakan ahli Astronomi dan Geografi. Bersama Ahli Geografi Bait Al-Hikmah pernah Menyusun Peta Dunia Pada 830.

Ibn Sina, Bapak Ilmu kedokteran Ini Penulis Kitab Al-Qanun Al-Tabib (The Canon of Medicine). Buku itu Merupakan satu-satunya karya Kedokteran Terbesar Dalam Sjarah manusia. Mahakarya yang Sangat Kompleks, Luas, dan Efektif dan Tidak Tergantikan Selama 700 tahun di Eropa. Beliau Dikenal Dengan Nama Avicenna Crater.

KAU PEMIMPIN DUNIA

Secuplik Ringkasan (Part 1)
Zaman Kebangkitan Besar
IMPERIUM III
Rahasia 1000 Tahun Keunggulan dan Kekayaan Manusia

I. PERADABAN UNGGUL ISLAM

Nabi Muhammad SAW

Merupakan Pemimpin Terbesar dalam Sejarah Manusia. Merubah Masyarakat Jahiliah Arab yang penuh kekerasan dan kebiadaban terlebih kepada kaum wanita, Menjadi Masyarakat Makmur yang Ber Akhlaqul Karimah dan Gemar Menuntut Ilmu.

Akhlaq yang baik dan peka terhadap lingkungan, merupakan rahasia Nabi Muhammad SAW untuk menakhlukkan lawan. Lawan pun Berubah Menjadi Kawan, Di sinilah Nabi Muhammad Mengajarkan Kita. “Merubah Dunia dengan Hati” sebuah ketulusan mampu merubah segalanya.

Michael H. Hart dalam buku fenomenal “The 100” menempatkan Nabi Muhammad Saw sebagai tokoh terbesar dalam sejarah manusia. Jika para pemimpin-pemimpin besar, para tokoh spiritual, pemimpin politik, negarawan, dan panglima-panglima terhebat dunia disatukan, hasilnya mungkin akan menyamai keunggulan nabi besar Islam, Rasulullah Muhammad Saw.

Apa itu “Pemimpin?”, dan apa bedanya antara pemimpin biasa, dengan pemimpin terbesar yang mampu merubah dunia?

Mereka mampu menginspirasi hidup orang lain, satu orang, ratusan, bahkan berjuta-juta orang sekaligus. Mereka membangkitkan bangsanya dari keterbelakangan menjadi bangsa yang unggul, makmur, dan sejahtera. Mereka mampu memecahkan masalah-masalah terbesar dan paling berat yang pernah dihadapi manusia. Mereka begitu dicintai, dan keagungannya akan dikenang sampai akhir zaman. Apakah anda sehebat itu? Bagaimana Anda Merubah Dunia?

Kapitalisme di Bumi Nusatara

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (Al-Baqarah : 275)

Kapitalisme berawal dari revolusi indusri Negara-negara eropa. Ideology ini berfokus kepada bentuk-bentuk privatisasi (kepemilikan pribadi) dan rente (Keuntungan yang berlebih). Siapalah yang tak mengenal istilah “dengan modal sekecil-kecilnya untuk mendapat untung yang sebesar-besarnya”. Semua orang juga akan berpendapat sama untuk mengatakan bahwa itu merupakan prinsip ekonomi. Selamat bagi anda untuk terus mesra bersama kapitalisme jika prinsip itulah yang mendasari jiwa ekonomi anda.

Adam smith cukup digandrungi berbagai penduduk dunia dengan risalah-risalah ekonomi kapitalis yang dia bawa. Ideology ini hanyalah berfikir tentang bagaimana memaksimalkan keuntungan. Seperti layaknya kebiasaan yang ada di masyarakat, bahwa orang yang tak dapat masuk ke dalam sebuah jalur resmi cenderung akan menjalanin jalur yang illegal. Namun bahkan seorang yang berada di tengah system legal pun masih memiliki kecenderungan untuk bermain di belakang system. Begitulah kapitalis menghalalkan segala cara demi keuntungan yang berujung pada individu.

Begitu radikalnya ideology ini yang tidak memiliki spirit ilahiah di dalamnya. Setiap individu bertanggungjawab atas dirinya sendiri. Karena manusia hanya membutuhkan bagaimana muda, tua, dan mati. Khususnya di perkotaan, bentuk-bentuk individual seperti itu sungguh telah terasa. Dapatlah anda menerka seberapa kapitaliskah negeri kita saat ini?
Kapitalisme bergandeng rukun dengan liberalism dan semakin mesra saja ditopang kebijakan-kebijakan pemerintah saat ini. “Kapitalisme malu-malu” (Neo-Lib) begitulah Mas Imron seorang alumni komisariat menyebutnya. Salah satu contoh kebijakannya adalah privatisasi BUMN. Bagaimana setiap pemilik modal dapat ber investasi atau bahkan mengakuisisi sebuah perusahaan BUMN. Swastanisasi merupakan solusi yang dianggap paling tepat bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas saat ini.

Salah satu Maksud dan Tujuan dari pendirian BUMN menurut UU No. 19 Tahun 2003 adalah. BUMN merupakan sebuah badan usaha yang bertugas sebagai salah satu sumber pendapatan pemerintah. Tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat dengan membuka lapangan kerja baru dan profit yang terkandung dihasilkannya.
Bertolak belakang ketika pemerintah telah kehilangan control atas perangkatnya sendiri. Hadirnya BUMN tak mampu mengatasi permasalahan yang muncul. Listrik bukan lah hal yang murah bagi rakyat, pupuk dan breras bersubsidi pun entah ra’ib kemana. Sedang uang rakyat terus dikucurkan demi harapan-harapan kosong. Pemerintah bukanlah lagi pihak berwenang dalam pengambilan keputusan BUMN. Pemilik modal seolah mengkerdilkan nyali pemimpin Negara yang “pernah” menjadi macan Asia ini.

Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Merasa pernah kami mendengar kalimat ini dalam pelajaran IPS di sekolah-sekolah dasar. Lalu kenapa Negara membiarkan exxon mobil, Freeport beserta gerombolannya merenggut kekayaan bumi nusantara ini.
Praktik-praktik kapitalis rupanya telah mendarah daging di negeri ini. Satu hal yang membuat kapitalis dapat bertahan hingga kini. Ideology ini mampu menjabarkan pemikirannya melalui rumus-rumus matematis. Seperti berbagai rumus yang dipelajari berbagai kalangan pelajar. Padahal ketika dipahami secara filosofis, rumus-rumus tersebut tidaklah seperti yang diteorikan. Terbuktilah hingga sekarang masalah sistem perekonomian masih carut marut.

Di sinilah islam hadir sebagai solusi. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Baqarah : 275 yang tertulis di awal artikel ini. Islam mengajarkan untuk berdagang dan menghindari riba’. Dalam Islam uang bukanlah komoditas yang diperjual belikan. Terbuktilah hal tersebut memang baik, karena jika jumlah uang yang beredar di dunia maya lebih banyak dari yang terdapat di sector riil akan menimbulkan invlasi. Selama bisnis jual beli uang atau yang sejenisnya masih marak, tak kan pernah selesai masalah ekonomi di Negara ini.

Mari kita tingkatkan sector riil dan tinggalkan bisnis moneter. Kita ciptakan Indonesia yang mandiri dengan pengembangan sumberdayanya melalui perdagangan. Dengan jiwa-jiwa entrepreneur muda yang telah dibekali pemikiran rabbani, insyaallah akan menciptakan atmosfer baru dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Karena bisnis bukan hanya tentang berapa untung yang dicapai, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat sejahtera.

RUMAHKU

Putih di Hitamnya Jalan

Ku susuri putih di hitamnya jalan.
Terkikis perlahan oleh warna-warna yang bergesekan.
Bercengkrama ku dengan puing-puing kejayaan.
Coba bebayang proyeksi jaman kehijauan.

Ku nikmati dongeng-dongeng ciptaanmu.
Buatku terseret mengharu biru.
Berjanji kakana ku padamu.
Kan ku hias kembali dunia ini layaknya dulu.