• hmi fe ub

    HMI FE UB

    HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM FE UB

  • calendar

    January 2012
    M T W T F S S
    « Mar    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

APAKAH HIDUP ITU?

Ilmu pengetahuan telah sangat maju dan pengetahuan manusia telah dapat dibanggakan. Terutama pada dua abad yang terakhir ini, adalah kemajuan Ilmu Fisika yang sangat mengagumkan, sehingga jika ditakdirkan nenek moyang kita yang hidup tiga atau empat abad yang telah lalu, keluar dari dalam kuburnya, sekali lintas ia akan mengatakan bahwa umat manusia yang sekarang ini adalah Jin, tidak manusia lagi.

Alat dan teknik, mesin dan jantera pendapat baru, seakan-akan manusia telah dapat menunduk dan menakhlukkan Alam. Tetapi dapatkah sarjana yang bagaimana jua pun pintarnya menciptakan nyawa? Dann dapatkah mereka menjawab jika ditanyakan “Apakah hidup itu? Dari mana datangnya dan bagaimana kesudahannya?”

Dengan cepat orang dapat memberikan jawab bahwa segala yang hidup itu, baik tumbuh-tumbuhan, baik binatang ataupun manusia sekalipun, adalah susunan sel. Dan setiap sel adalah sesusunan kimia dari karbon, hydrogen dan oksigen dan nitrogen. Kalau anasir telah tersusun menurut pergenapan tertentu, terciptalah sel.

Baiklah! Susunlah segala anasir itu menurut ukuran yang tertentu, namun sarjana itu tak juga dapat memberinya hidup.
Tuhan mengambil misal di dalam Al-Qur’an tentang binatang yang hanya kecil saja, dan dirasa tidak penting, yaitu lalat!

“Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.”

Mau tidak mau, sesampai di sana manusia terpaksa tunduk. Setinggi tinggi akal hanya dapat mengetahui khasiat barang yang ada, tetapi tak sanggup menciptakan. Sekali lagi terlompatlah dari mulut, “ALLAH”

Bagaimana ucapan “ALLAH” telah terlompat dari mulut, meliputilah kepada segala yang dipikirkan itu.
Beribu ahli piker, beribu filsuf, beribu sarjana, membanting pikiran buat merenung dan menyelidiki, mencari tahu SIAPA DIA?

Maka datanglah ratusan ribu Nabi dan Rasul. Utusan dari yang memegang dan menciptakan segala rahasia itu, menyampaikan jawab itu kepada seluruh perikemanusiaan. Dengan lidah mereka disampaikan.

Sumber,
Filsafat Ketuhanan
Prof Dr. Hamka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: